Liputan Kegiatan Webinar Prospektif Pemodelan Matematika dalam Era Industri 4.0

Pemodelan matematika memiliki peran besar dalam kehidupan. Terutama pada masa pandemi Covid-19 ini, peran matematika dan sains diperlukan baik untuk prediksi maupun penanganannya. Demikian disampaikan Dekan Fakultas MIPA Universitas Brawijaya (FMIPA-UB) Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., Med.Sc saat membuka acara Webinar “Prospektif Pemodelan Matematika dalam Sains”, Jumat (14/08/2021).

Kegiatan ini untuk memperingati Dies Natalis FMIPA-UB ke-34, dan diikuti ratusan dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, serta siswa SMP dan SMA. Webinar ini menjadi sarana sharing para dosen, mahasiswa, dan siswa-siswi, khususnya di bidang pemodelan matematika.

Hadir sebagai pemateri yaitu pakar matematika dari Institut Teknologi Bandung Dr. Nuning Nuraini, S.Si., M.Si. Ia memaparkan model matematika epidemiologi, seperti prediksi pertama kali kasus Covid-19 masuk ke Indonesia, peringatan dini demam berdarah, serta perhitungan laju transmisi, kesembuhan, dan kematian Covid-19.

Webinar “Prospektif Pemodelan Matematika dalam Sains”.

“Fungsi paling esensial dari suatu model matematika epidemiologi adalah sebagai alat untuk mensimulasikan suatu strategi, dan untuk melihat potensi kondisi yang terjadi di masa yg akan datang, serta bagaimana hal itu berubah akibat pilihan atau tindakan yang kita buat hari ini,” jelas Dosen Matematika ITB ini.

Sementara itu Ketua Jurusan Matematika Syaiful Anam, S.Si., M.T., Ph.D menyampaikan, pemodelan matematika tidak dapat berdiri sendiri. “Perlu adanya kolaborasi dari berbagai disiplin ilmu. Hal ini merupakan tren perkembangan ilmu, penting bagi generasi milenial mempelajari keilmuan ini agar dapat memberi dampak pada berbagai sektor kehidupan,” pungkasnya

*sumber : prasetya.ub.ac.id
https://prasetya.ub.ac.id/webinar-fmipa-peran-penting-pemodelan-matematika-dalam-kehidupan/