Pada era global sekarang ini dan sebagai negara berkembang, agar dapat bersaing dengan bangsa-bangsa lain yang lebih maju, Indonesia dituntut mempunyai sumber daya manusia (SDM) dengan kemampuan yang handal untuk menguasai ilmu dan teknologi. Pengembangan SDM dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) mutlak diperlukan guna meningkatkan daya saing industri nasional serta mengimplementasikan penemuan-penemuan baru dalam IPTEK yang pada akhirnya dapat dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada pada saat ini merupakan hasil sinergi antara ilmu-ilmu murni dan ilmu-ilmu terapan yang dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. Salah satu bidang ilmu yang berperan sangat penting dalam perkembangan IPTEK adalah Matematika. Matematika adalah salah satu ilmu dasar dan merupakan jembatan pertama untuk dapat menguasai ilmu-ilmu dasar dan teknologi.  Hal ini dikarenakan matematika merupakan bahasa universal bagi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hambatan utama yang dihadapi perguruan tinggi untuk mencapai hal tersebut adalah kualitas dan kualifikasi dosen yang masih sangat memperihatinkan (jumlah dosen dengan kualifikasi S2 atau S3 masih rendah). Di sisi lain, perguruan tinggi mempunyai peranan yang sangat strategis dalam menghasilkan SDM yang berkualitas tinggi, khususnya dalam bidang IPTEK. Oleh karena itu, perguruan tinggi dituntut dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimilikinya. Salah satu tolok ukur yang berdampak langsung terhadap output perguruan tinggi adalah kualifikasi pendidikan staf pengajar yang dimilikinya. Dengan demikian, studi lanjut bagi staf pengajar merupakan tuntutan yang tidak bisa ditunda-tunda lagi.  Melihat hal tersebut di atas, dibutuhkan perguruan tinggi yang mampu menciptakan dan menyiapkan SDM yang mempunyai kapabilitas, kompetensi dan keahlian yang dibutuhkan di dunia kerja.

Untuk mencapai keinginan tersebut Universitas Brawijaya merasa terpanggil dan berkewajiban untuk meningkatkan pengabdiannya kepada nusa dan bangsa, bukan hanya untuk menghasilkan sarjana (S1) melainkan juga magister (S2) melalui pembukaan Program Magister Matematika. Hal ini sejalan dengan rencana strategis (Renstra) Universitas Brawijaya, yaitu Universitas Brawijaya berperan sebagai resource university yang menyediakan tenaga ahli dan terampil, khususnya bagi Wilayah Indonesia Bagian Timur. Di samping itu, sejalan dengan usaha pemerintah untuk mengembangkan kualitas SDM baik di sektor pemerintahan maupun di sektor swasta, Universitas Brawijaya bertekad menyelenggarakan Program Magister Matematika yang berkualitas dengan cara menjalin kerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi sejenis baik di dalam maupun di luar negeri. Tujuannya adalah untuk menyiapkan peserta didik menjadi magister Matematika yang menguasai konsep-konsep matematika dan mampu menggunakan atau mengembangkan matematika dalam bidang industri dan ilmu hayati.

Beberapa pertimbangan yang mendasari pembukaan Program Magister  Matematika Universitas Brawijaya dapat dikemukakan sebagai berikut:

  • Program Magister yang diusulkan mempunyai akar Program S1 Matematika yang telah berjalan hampir 21 tahun. Saat ini, Program S1 Matematika Terakreditasi dengan Peringkat A (sangat baik) berdasarkan SK BAN PT Nomor: 003/BAN-PT/AK-XII/S1/IV/2009 tanggal 11 April 2009 dan pada tahun 2005-2006 memperoleh hibah SP4. Dengan demikian sarana/prasarana, staf pengajar, dan sumber daya pendukung lainnya diyakini memenuhi persyaratan untuk dimanfaatkan pada pengoperasian program magister ini.
  • Program Magister yang diusulkan ini dapat menjadi wahana pengembangan potensi keilmuan dosen Jurusan Matematika yang telah berhasil memperoleh gelar S2 dan S3 di berbagai perguruan tinggi di dalam dan di luar negeri.
  • Universitas Brawijaya yang didirikan pada tahun 1963 merupakan universitas negeri dan salah satu universitas terkemuka di Indonesia yang telah berperan secara aktif dalam pembangunan dan telah berpengalaman dalam berbagai kegiatan ilmiah pada skala nasional dan internasional. Sebagai salah satu universitas terbesar di Jawa Timur, Universitas Brawijaya memiliki sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan berbagai fasilitas untuk melaksanakan misi perguruan tinggi yang lebih lengkap. Saat ini, Universitas Brawijaya Terakreditasi dengan Peringkat A (sangat baik) berdasarkan SK BAN PT Nomor: 015/BAN-PT/Ak-II/Inst/I/2009 tanggal 10 Januari 2009.
  • Universitas Brawijaya telah mencanangkan sebagai interpreneural university dan berpotensi untuk menjadi scientific information centre di Indonesia Bagian Timur di masa yang akan datang dengan memanfaatkan sumber daya yang ada dan dengan melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga riset nasional dan internasional.
  • Secara geografis, Universitas Brawijaya Malang berlokasi di dekat Kota Surabaya yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia dengan perkembangan industri di sekitarnya. Posisi ini membuka peluang  bagi masyarakat Wilayah Indonesia Bagian Timur untuk mengakses potensi Universitas Brawijaya. Di samping itu posisi ini juga menciptakan iklim yang sangat baik dan kondusif sebagai tempat belajar dan meneliti.

 

Berdasarkan pertimbangan di atas, Universitas Brawijaya perlu mengembangkan dan meningkatkan pengabdiannya untuk menghasilkan Magister (S2) dalam bidang Matematika dan terapannya. Untuk itu diajukan proposal pendirian  Program Studi Magister Matematika Universitas Brawijaya.

Proposal ini merupakan respon terhadap surat dari Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang ditanda tangani oleh Direktur Akademik dengan No. 1239/D2.2/2009, tanggal 25 Mei 2009, yang menyarankan penyempurnaan/perbaikan terhadap proposal yang telah dibuat dan disampaikan sebelumnya ke Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktur Pembinaan Akademik dan Kemahasiswaan, melalui surat pengantar Proposal No. 0173/J10/AK/2009, tanggal 16 Januari 2009.